Mengenal Gaya Belajar Anak

 

Dear parents… Kita pasti telah memahami bahwa setiap anak dilahirkan berbeda. Bahkan anak yang kembar sekalipun memiliki bakat dan sifat yang tidak sama. Sama halnya dengan cara setiap anak dalam belajar. Ada anak yang lebih mudah menangkap materi pembelajaran hanya dengan melihat dan memperhatikan, mendengarkan musik dsb.

Sebagai orangtua, kita harus mengenali betul metode belajar yang sesuai dengan anak agar proses pembelajaran berjalan dengan lebih efektif. Dalam kesempatan kali ini, kami ingin membahas aneka macam metode belajar anak. Mari disimak!

  1. Metode Belajar Audio

Anak yang belajar dengan metode audio paling bisa memahami materi dengan cara mendengarkan. Dan tentu ia akan mengingat hal-hal yang sudah didengarnya, bukan yang dilihat atau dirasakan. Contohnya, anak lebih memahami instruksi yang didikte secara verbal, bukan dalam bentuk tulisan.

Coba Anda perhatikan bagaimana cara anak Anda membaca atau menghafalkan sesuatu? Apabila anak menggumamkan atau membaca keras-keras materi pelajarannya, Ini berarti Si Kecil belajar dengan metode audio

Untuk mendukung cara belajar seperti ini, Anda bisa menguji pemahaman anak dengan memintanya untuk menceritakan kembali rangkuman pelajarannya daripada harus menuliskannya di atas kertas. Di sekolah, mintalah anak untuk duduk di depan supaya ia bisa mendengarkan gurunya dengan lebih jelas.

 

  1. Metode Belajar Visual

Metode belajar visual ini sangat bergantung pada alat peraga seperti gambar, diagram, tabel, film, dan infografik. Anak akan lebih cepat belajar ketika melihat dan memperhatikan sesuatu. Matanya juga harus disibukkan dengan objek tertentu. Ketika diminta mengingat sesuatu, anak mungkin akan memejamkan matanya untuk membayangkan hal yang sudah ia lihat.

Supaya anak dengan metode belajar ini bisa belajar dengan lebih efektif, mintalah anak untuk mencatat atau menggambar ide-ide pokok yang disampaikan ketika gurunya sedang menjelaskan sesuatu tanpa gambar atau alat peraga.

Ketika anak sedang mempelajari materi baru, Anda bisa mencari sejumlah gambar atau ilustrasi di internet yang bisa membantu pemahamannya. Anda juga bisa mengajari anak untuk mencatat atau menulis dengan berbagai warna untuk membantunya dalam mengingat isi catatannya.  

 

  1. Metode Belajar Kinestetik

Metode kinestetik berarti anak harus bergerak atau melakukan sesuatu ketika belajar. Anak dengan gaya belajar ini paling cepat menyerap materi sambil dipraktekkan, misalnya beraktivitas di laboratorium, bermain drama, atau sekadar bermain game sambil belajar.

Jika anak Anda menghafalkan sesuatu atau berhitung sambil berjalan-jalan, bisa dipastikan ia masuk tipe satu ini (kinestetik). Anak yang belajar dengan metode kinestetik juga biasanya menggunakan gestur tertentu, seperti menggoyangkan kaki atau mengibaskan telapak tangan.

Supaya lebih fokus saat membaca, ajari anak untuk menggerakan jari-jarinya mengikuti arah teks, seolah sedang menelusuri kata demi kata dengan jemarinya. Biarkan anak berjalan-jalan atau mengetuk-ngetukkan meja ketika belajar. Dan teruntuk anak dengan metode belajar ini, Anda sebaiknya memberikan jeda beberapa saat, misalnya setiap 30 menit, agar anak bisa bergerak dan beraktivitas.

 

  1. Metode Belajar Kombinasi

Kebanyakan anak menggabungkan dua atau lebih metode belajar. Misalnya, anak bisa belajar dengan mudah jika ia membaca keras-keras catatannya sambil berjalan-jalan. Ini berarti anak adalah tipe pembelajar audio dan kinestetik. Apa pun kombinasi gaya belajar yang disukai anak, yang terpenting adalah anak merasa nyaman ketika belajar dan setiap materi yang dipelajari dapat dipahami dengan baik.

Dengan telah membaca artikel dari kami, sudahkah Anda menyimpulkan bahwa anak  termasuk di kategori dengan metode belajar seperti apa? Kira-kira apa yang bisa Anda lakukan untuk membantu proses belajarnya? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar!