Ini Jawabannya! Manfaat Liburan bagi Perkembangan Otak Anak

Rutinitas sehari-hari termasuk sekolah, ekstrakurikuler, hingga les, bisa membuat jenuh. Pada titik tertentu, kejenuhan ini bisa berdampak pada kebosanan dan jadi tidak bersemangat belajar.

Mengapa? Karena penelitian menunjukkan bagaimana otak bisa menyimpan peristiwa, yakni pengalaman yang unik dan menyenangkan bisa membuat seseorang mempertahankan momen-momen tersebut. Anak bisa mengingat setiap momen bertamasya bersama keluarga.

Alasan Pentingnya Anak-anak Pergi Liburan dan Manfaatnya Bagi Otak Mereka:

  1. Perjalanan Bisa Meninggalkan Kesan Baik
    Penelitian menunjukkan liburan yang dilakukan anak-anak yang masih kecil, –antara umur tiga sampai lima tahun, akan meninggalkan kesan yang bertahan lama dan akan selalu diingat di kemudian hari.  
  2. Lebih Bahagia ( Efek Hormon Dopamin)
    Otak yang mengalami pengalaman baru akan kebanjiran hormon dopamin, atau senyawa kimia di otak yang menyampaikan rangsangan nyaman ke seluruh tubuh. Hormon dopamin ini juga yang mungkin disebabkan oleh rasa senang dan bahagia saat mendatangi tempat-tempat baru.
    Pengalaman inilah yang dapat membantu anak membentuk dan mengembangkan identitas dirinya. 
  3. Meningkatkan Kreativitas
    Mempelajari keterampilan baru dapat merangsang koneksi saraf. Hal ini jugalah yang dapat didapatkan ketika anak bepergian ke tempat-tempat baru, karena bisa memaksa otak mereka membuat peta mental (mental map) internal baru. Daerah otak tersebut akan berpengaruh pada pembentukan ingatan baru, serta membuat jalur saraf baru untuk menyimpan informasi dan berharga yang dirasakannya saat liburan.