Bagaimana Menghadapi Anak Pemalu?

 

anak pemalu
Dear Parents, ada banyak anak termasuk tipikal pemalu dan lambat beradaptasi dengan suasana baru. Hal itu sebetulnya sudah bisa dilihat sejak mereka masih bayi. Di usia sekitar tujuh hingga sembilan bulan, bayi biasanya tersenyum kepada orang baru yang menggodanya. Tetapi, anak yang pemalu justru akan rewel, atau bahkan menangis dan menyembunyikan wajah di pelukan mama atau pengasuhnya.
Anak yang memiliki karakter seperti itu biasanya juga lebih peka dan sensitif. Sedikit perubahan saja terhadap rutinitas sudah bisa membuat ia merasa tidak nyaman, rewel, atau bahkan merasa ketakutan. Ia juga cenderung merupakan pengamat yang baik, sehingga dengan cepat ia akan mengenali beberapa tanda di jalan menuju tempat praktik dokter. Tak heran kalau ia sudah mulai menangis, bahkan sebelum tiba di sana.

Bagaimana Menghadapi Anak Pemalu? Anda bisa melakukan beberapa cara dibawah :
– Bersikap Ekstra Sabar.

Bila satu dua kali Anda tidak berhasil membujuknya, biarkan saja. Tetaplah mengajak ia ke taman bermain yang sama sampai ia merasa lebih familiar. Setelah merasa lebih nyaman, tanpa Anda bujuk pun, pelan-pelan ia akan mencoba bermain dengan mainan yang diam-diam sebetulnya sudah lama ia incar, Ma.

– Hindari Memarahinya

Langsung ‘menceburkannya’ ke dalam situasi baru tanpa membiarkan ia pelan-pelan beradaptasi, bisa membuat ia semakin takut dan menarik diri. Usahakan agar Anda juga tidak melontarkan kalimat-kalimat pedas sebagai ekspresi kejengkelan. Itu justru akan membuat nyalinya semakin ciut.

Bila Anda memperlakukannya secara tepat dan bersikap menghargai, percayalah, ia akan tumbuh menjadi anak yang percaya diri dan bahagia. Itu yang Anda harapkan, kan?

source : Parenting Indonesia