Anak Takut Belajar Matematika? Penyebab dan Tips Cara Mengatasinya

Tak semua anak mahir dalam pembelajaran matematika. Bahkan, ada juga anak yang benar-benar takut dengan pembelajaran matematika. Dilansir Texas Instrument Education Technology (2018), 24 persen anak-anak memang sangat membenci pelajaran ini.

 Faktor penyebab ketakutan anak dalam pembelajaran matematika:

  1. Tidak dapat memahami apa yang diajarkan. 
  2. Tidak berhasil menyelesaikan soal  dalam pembelajaran matematika terkesan subjek matematika semakin sulit.
  3. Faktor anak mengalami math anxiety, yakni kondisi seorang siswa yang merasakan emosi negatif berlebih, seperti cemas, takut, sedih, dan frustrasi dalam penyelesaian soal matematika.

 

Adapun ciri  dari anak yang takut dalam pelajaran matematika, misalnya:

 

  • Mundur Sebelum Perang

Misalnya, anak mungkin langsung mengatakan “tidak bisa” bahkan sebelum melihat soalnya. 

    Panik dan Susah Fokus

Merasa gelisah, panik, dan tegang saat belajar atau menyelesaikan persoalan matematika. 

  • Kabur dari Matematika

Anak yang mengalami math anxiety juga kerap menghindari berbagai situasi yang mengharuskannya belajar dan mengerjakan soal hitung-hitungan.

  • Sering Bandingkan Nilai

“Anak yang takut matematika juga sering membandingkan nilainya dengan nilai teman-temannya. Padahal, dengan membandingkan seperti itu membuatnya semakin tidak percaya diri,” tambahnya.

 

Tips Mengatasi Anak yang takut dengan pelajaran Matematika

  1. Berlatih dengan anak secara konsisten

Berlatih dengan anak seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian, dengan begitu anak akan menjadi terbiasa. Berlatih tabel perkalian bisa dilakukan kapan saja, baik dalam perjalanan ke sekolah, saat anak Anda mandi, atau tepat sebelum waktu cerita di malam hari.

  1. Meyakinkan Anak 

Salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan Anda saat membantu anak mengembangkan keterampilan matematikanya adalah meyakinkan bahwa kesalahan adalah sesuatu yang akan terjadi dalam proses belajar matematika dan itu adalah kesempatan untuk belajar.

  1. Bermain game matematika 

Bermain game matematika online, mengeluarkan beberapa game papan yang berpusat pada angka seperti Monopoli atau Double Shutter, maupun menggunakan beberapa peralatan dapur umum untuk bermain dengan angka, permainan game yang berorientasi pada matematika dan angka adalah cara terbaik untuk membuat matematika menyenangkan dan membuat anak-anak tertarik mengerjakan matematika.

  1. Membuat Suasana Belajar yang Nyaman

Anda dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sesuai usia anak, misalnya dalam bentuk kuis atau games, menggunakan media belajar yang menarik, dan lain sebagainya. Ini supaya anak bisa membangun persepsi yang positif terhadap matematika.