Metode berhitung dalam Mental Aritmatika sama halnya dengan belajar matematika dasar, yakni dengan belajar menambah (+) mengurangi (-) mengalikan (x) dan membagi (:) namun memakai alat SEMPOA. Pada tahap awal, anak-anak diajarkan menguasai sempoa sampai mahir lalu keterampilan tangan itu dipindahkan ke dalam alam imajinasinya sampai akhirnya anak-anak tidak memerlukan sempoa lagi.
Usia ideal belajar anak dimulai pada saat si anak memasuki usia sekolah di TK-A, TK-B, Sekolah Dasar (SD) dan jenjang paling tinggi yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP). Menurut teoriyang menjelaskan bahwa perkembangan daya pikir anak yang dimulai pada usia 0 sampai 15 tahun memiliki tingkat pertumbuhan yang pesat.
Melalui belajar mental aritmatika seorang anak akan memperoleh banyak manfaat diantaranya :
1. Meningkatkan kemampuan berhitung lebih cepat diatas rata-rata anak
2. Menyeimbangkan penggunaan otak kiri dan kanan serta mengoptimalkannya untuk mencapai tingkat berfikir yang analisis dan logika berfikir yang benar
3. Terlatihnya daya fikir dan konsentrasi, membantu anak untuk menguasi mata pelajaran yang lainnya.
4. Menumbuh kembangkan imajinasi sehingga kreatifitas anak berkembang.
5. Membiasakan diri dengan angka-angka, membuat anak tidak lagi alergi pada pelajaran eksakta.
