Dear Parents, Di usia sekolah si kecil pasti senang mengikuti berbagai aktivitas bersama teman sebayanya. Seperti belajar kelompok, membuat prakarya hingga berolahraga. Di masa ini, Mamah bisa membantunya agar lebih aktif saat mengikuti setiap kegiatan di sekolah. Salah satunya dengan memberikan stimulasi untuk mengasah keterampilan gerak manipulatif. Apa itu gerak manipulatif?
Rere Anisah Umar pada penelitian berjudul Meningkatkan Keterampilan Gerak Manipulatif Anak Usia Dini Melalui Permainan Bola Modifikatif menjelaskan gerak manipulatif merupakan gerakan yang memerlukan koordinasi anggota tubuh dengan benda-benda di sekitarnya. Contoh keterampilan gerak manipulatif seperti melempar, menangkap, dan menendang bola. Berikut beberapa permainan anak yang dapat mengasah kemampuan gerak manipulatif si kecil :
Bola Beranting
Permainan bola beranting akan lebih menyenangkan bila dilakukan bersama seluruh anggota keluarga. Mamah bisa mengajak si kecil, Ayah hingga kakek dan nenek untuk bermain bersama. Permainan ini dilakukan dengan cara mengoper bola ke pemain lain dengan cara melempar dan memantulkan. Melalui permainan ini, anak dapat meningkatkan koordinasi anggota badan, mata, tangan, dan kaki serta keterampilan dalam menggunakan tangan kanan dan kiri.
Bowling
Salah satu gerakan yang termasuk gerak manipulatif adalah menggelindingkan bola. Mamah bisa mengajak si kecil bermain bowling dengan menggunakan bola plastik. Ajarkan padanya untuk mendorong bola bowling ke arah pin yang sudah Mamah susun. Dengan demikian, Mamah mengajarkan pada anak untuk mengontrol tenaga pada bola.
Golf
Mamah bisa mengajak si kecil bermain golf di halaman rumah, tidak harus di lapangan luas. Gunakanlah stik dan bola golf dari plastik. Bila bermain di dalam rumah, Mamah bisa membuat wahana lapangan golf di rumah. Caranya, gunakanlah karpet panjang sebagai arena atau “lapangan”. Kemudian lengkapi dengan kardus berlubang di ujung karpet sebagai sasaran.
Basket
Permainan basket sederhana bisa dilakukan di garasi. Mamah hanya perlu menyediakan satu ring kecil di dinding dan bola basket mini. Lalu minta si Kecil memasukkan bola ke dalam keranjang sebanyak-banyaknya. Mamah bisa juga membuat strategi agar permainan berjalan dengan lebih asyik. Misalnya dengan menggunakan sistem skor dan mempermudah level permainan. Sehingga ia lebih bersemangat dalam melakukan setiap aktivitas yang Mamah ajarkan.
Selama si Kecil bermain, Mamah jangan lupa untuk selalu mengawasinya, ya. Perhatikan sejauh mana dia terampil melakukan setiap aktivitas. Siapa tahu, ternyata dia berbakat jadi atlet hebat. Selamat bermain!
source : Dancow Parenting Center
