Hi Parents, Ada saatnya para orang tua merasa lelah memberitahu anak tentang kebiasaan yang baik dilakukan? Tenang saja. Sepertinya anak-anak perlu beberapa demonstrasi. Pakailah cara-cara cerdas dibawah ini untuk menanamkan kebiasaan baik itu.
Kebiasaan #1: Cuci Tangan
Cara menanamkan kebiasaan ini: Taruh semacam gliter di tangan anak Anda yang basah. Kemudian suruh ia mengusapnya sampai gliter menyelimuti telapak tangannya. Minta anak Anda bermain sepuasnya. Poin yang ingin diajarkan, gliter diumpamakan sebagai kuman yang menempel di tangan dan bisa menyebar ke benda yang dipegang. Kemudian mintalah anak Anda mencuci tangannya dengan air dan beritahu bagaimana cara kuman menyebar seperti gliter. Kemudian mintalah anak Anda selalu mencuci bersih tangannya dengan air dan sabun.
Cara penyampaian: “Walalupun kamu tidak bisa melihat kuman, tapi kuman yang menempel di tangan akan menyebar pada benda yang kamu sentuh seperti glitter tersebut. Namun gliter tidak bisa membuat kamu sakit, sedangkan kuman bisa. Jadi penting sekali mencuci tangan setiap kali selesai bermain.”
Kebiasaan #2: Memakai Sabuk Pengaman
Cara menanamkan kebiasaan ini: Letakkan boneka di atas mainan mobil-mobilan. Kemudian tabrakkan mobilan itu ke tembok. Poin yang ingin diajarkan kepada anak adalah bagaimana si boneka tersebut meluncur dan menghantam tembok. Kemudian ikat boneka menggunakan tali atau solatip di mobil-mobilan itu. Tabrakan kembali namun kali ini si boneka masih tetap di mobil.
Cara penyampaian: “Meskipun ayah dan ibu berhati-hati saat menyetir, tapi ada kalanya mobil menambrak sesuatu benda atau mengerem mendadak. Jadi kamu harus selalu menggunakan sabuk pengaman. Sabuk itu bisa membuat kamu aman. Sama seperti boneka tadi yang kamu ikat di mobil-mobilan. Ia tidak terluka sama sekali.”
Kebiasaan #3: Mengonsumsi Makanan Sehat
Cara menanamkan kebiasaan ini: Ajaklah anak Anda membuat dua buah rumah dari bahan yang berbeda. Bahan pertama menggunakan keripik kentang dan permen. Rumah kedua dibuat dari irisan buah (bisa apel atau pir) dan selai kacang. Jika sudah selesai minta anak Anda meniup dengan kencang kedua rumah tersebut. Yang ingin disampaikan adalah bagaimana rapuhnya jika mengonsumsi makanan berbahan dasar kimia.
Cara penyampaian: “Lihat bagaimana mudahnya rumah dari keripik dan permen hancur. Sementara yang dari buah masih bertahan. Itulah manfaat kedua makanan itu dalam tubuh. Jika kamu menyantap makanan sehat seperti buah-buahan dan selai kacang, tubuh akan kuat. Tapi jika kamu kebanyakan makan ‘makanan sampah’ seperti keripik dan permen, tubuh akan menjadi lemah dan kurang energi.
source : parents indonesia
