Saat anak mulai menyukai lawan jenis, apakah Mamah menaruh rasa cemas berlebihan? Semisal putri Anda pernah bercerita tentang teman sekelasnya yang laki-laki. Mamah, Sebenarnya apa yang terjadi kepada putri Anda adalah sebuah kekaguman biasa. Ada banyak hal yang dapat membuat ia merasa kagum. Misalnya, karena temannya tersebut pandai dalam pelajaran yang ia anggap sulit, karena wajahnya yang ganteng, karena orangnya perhatian dan baik, karena jago olahraga, dan berbagai kemungkinan lainnya. Kekaguman tersebut membuat ia seperti menemukan sesuatu yang berbeda pada diri teman tersebut.
Nah, saat anak mulai menyukai lawan jenis dan sering bercerita tentang teman yang itu lagi, Anda bisa menyikapinya seperti ini :
> Tampakkan ekspresi wajah dan respons yang wajar, sambil dengarkan ceritanya.
> Ulangi hal-hal positif tentang teman laki-lakinya itu, sesuai dengan cerita yang pernah disampaikan anak kepada Anda.
> Sampaikan bahwa setiap orang pasti mempunyai kelebihan. Lantas, ajak anak menemukan kelebihan dari teman-teman sekelasnya yang lain, juga dari dirinya sendiri. Sampaikan bahwa kelebihan tiap orang harus terus-menerus dikembangkan.
> Dorong ia berteman dengan banyak teman lain agar pergaulannya semakin meluas dan perhatiannya tidak semata terpusat kepada satu orang yang sama.
Source : Parenting Indonesia