Sylvie Fransiska ( CMA Harapan Indah Parent )

Awal mula saya tertarik dengan CMA Mental Arithmetic ketika melihat anak dari seorang teman yang begitu mahir berhitung hanya dengan menggerakkan jarinya, terlihat easy sekali berhitungnya.  Dari situ saya jadi bersemangat untuk mengdaftarkan kedua anak saya. Mulanya saya ragu apa bisa mengikuti pelajarannya, ternyata baru 7 bulan join anak saya yang pertama bisa meraih 1st winner di-grade nya pada saat lomba CMA 5th Mental Arithmetic Competition 2018 di Pluit Village pada Agustus 2018 lalu. Ada kebanggaan tersendiri melihat kedua anak saya semakin cepat dalam berhitung tanpa menggunakan alat bantu (aural).